PSINews.com, Kadawung – Dinamika menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedawung, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, menjadi perhatian setelah alat peraga kampanye milik salah satu calon kepala desa, Ristoyo, nomor urut 3, ditemukan dalam kondisi robek dan rusak di Jalan Desa Kedawung.
Hingga berita ini ditulis, pihak yang diduga bertanggung jawab atas kerusakan baliho tersebut belum diketahui. Belum ada keterangan mengenai penyebab pasti maupun pihak yang melakukan perusakan.
Menanggapi kejadian itu, Ristoyo memilih bersikap tenang. Saat ditemui awak media pada Sabtu (10/10/2026), ia menyampaikan tanggapannya dengan santai dan senyuman. Ia mengaku tidak ingin memperpanjang persoalan yang berpotensi menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.
“Biarkan saja, mungkin ada yang belum sependapat dengan saya. Saya tidak merasa perlu mencari siapa pelakunya. Hal seperti ini saya maklum sebagai bagian dari dinamika kontestasi yang ada,” ujar Ristoyo.
Menurutnya, perbedaan pandangan dan pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan agar perbedaan tersebut tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk saling bermusuhan.
Ristoyo menegaskan bahwa menjaga kerukunan dan persaudaraan antarwarga harus menjadi prioritas bersama. Ia berharap seluruh tahapan Pilkades Kedawung dapat berlangsung aman, tertib, dan damai tanpa tindakan yang berpotensi memicu konflik.
Berita Kejati Kalbar Resmi Luncurkan SIKAWAN DAYAK, Perkuat Perlindungan Hak Perdata Perempuan dan Anak Adat
Headline PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani
Entertainment Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul
Berita Yayasan Marga Lim Tanam 2.500 Pohon di Sambau, Libatkan Kementerian Kehutanan dan BP Batam
Berita Sat Binmas Polres Bangka Gelar Kumpul Bersama Masyarakat, Ajak Warga Jaga Kamtibmas Kondusif
“Saya mengajak semua warga Kedawung, baik pendukung saya maupun pendukung calon lain, mari kita jaga bersama agar proses ini berjalan aman dan damai. Perbedaan pilihan jangan sampai menjauhkan kita sebagai sesama warga desa,” pesannya.
Peristiwa rusaknya baliho tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga etika dalam kontestasi demokrasi di tingkat desa. Setiap pihak diharapkan dapat menghormati hak politik masing-masing serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Masyarakat juga berharap panitia penyelenggara dan pihak pengawas Pilkades Kedawung dapat menindaklanjuti informasi mengenai kerusakan alat peraga kampanye secara objektif sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Dengan mengedepankan dialog, keterbukaan, dan sikap saling menghormati, Pilkades Kedawung diharapkan dapat berjalan secara demokratis, jujur, dan adil, sekaligus menjaga persatuan masyarakat.
Penulis : Wan Editor : Tya














Komentar