PSINews.com. Kedawung— Suasana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedawung, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, mulai menghangat. Salah satu calon, Ristoyo (nomor urut 3), menjadi sasaran perusakan alat peraga kampanye yang terpasang di Jalan Desa Kadawung. Baliho miliknya ditemukan robek dan rusak oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.
Alih-alih mempermasalahkan hal tersebut, Ristoyo justru menunjukkkan sikap tenang dan bijaksana. Saat ditemui awak media pada Sabtu (10/10/2026), ia menanggapi peristiwa itu dengan kepala dingin.
“Biarkan saja, mungkin ada yang belum sependapat dengan saya. Saya tidak merasa perlu mencari siapa pelakunya. Hal seperti ini saya maklum sebagai bagian dari dinamika kontestasi yang ada,” ujarnya sambil tersenyum.
Ristoyo menegaskan, ia tidak ingin insiden ini justru memicu ketegangan di tengah masyarakat. Menurutnya, menjaga keutuhan warga jauh lebih penting daripada sekadar memperpanjang urusan kerusakan baliho tersebut.
Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas selama proses Pilkades berlangsung.
Berita Poros Muda NU Serukan “Tritura Warga Nahdliyin”: Kembalikan Uang Risywah, KPK Harus Usut Siapa Aktornya
Berita Perkuat Tata Kelola, PT TIMAH Lanjutkan Sinergi dengan Polda dan Kejaksaan di Bangka Belitung
Video Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah
Headline Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat
Jakarta Usut Dugaan Korupsi Dana Operasional Pemprov Papua, KAMAKSI Minta KPK Periksa Direksi Bank Mandiri
“Saya mengajak semua warga Kedawung, pendukung saya maupun pendukung calon lain, mari kita jaga bersama agar proses ini berjalan aman dan damai. Perbedaan pilihan jangan sampai menjauhkan kita sesama warga desa,” pesannya.
Sikap dewasa yang ditunjukkan Ristoyo pun mendapat apresiasi dari sejumlah warga. Masyarakat berharap penyelenggara dan pengawas Pilkades Kedawung dapat menangani setiap dugaan pelanggaran secara objektif dan profesional, sehingga pesta demokrasi di desa ini berjalan jujur, adil, dan bebas dari intimidasi.
Penulis : Wandi Editor : Tya













Komentar